Archive for the ‘ Puisi ’ Category

Malam nanti


Semua syair yang terungkap.
Menghiasi alunan malam ini.
Dan bintang pun berharap.
Mengalur sunyi dalam sepi.

Malampun kini kan menepi.
Hiasi arti dalam hari sepi.
Syahdu hanya kan mengirini.
Harapan dalam hari nanti.

Aku pun tetap mengharapkan.
Sebuah akhir dari penantian.
Dan hanya kan tetap disini.
Tuk menunggu satu artian.

hanya kau


Dalam ribuan lembar kisahku.
Terhias indah satu tentangmu.
Dalam pijakan satu kisahku.
Hanya kau slalu terangiku.

Hanya kau yang slalu untuku.
Tuk menjadi bagian hidupku.
Menemaniku dalam impianku.
Dalam setiap langkah kisahku.

Bersama lukiskan kisah ini.
Melangkah tuk meraih ini.
Tuk bermimpi dan bermimpi.
Hingga akhir nafasku pergi.

Cinta Untuk Mu


Cinta Untuk Mu

Ketika ku sadari kau pergi.
Apakah sedih yang ku harap.
Ataukah harus ku menanti.
Sebuah yang cinta tak pasti.

Sebuah sakitnya penantian.
Hanya ingin ku rasakan.
Kata cinta dari mu itu.
Walaupun sakit ku rasakan.

Walau cinta tak kan berkata.
Walau kau tak pernah disisiku.
Aku yang berharap cintamu.
Walau tak ada kata cintamu.

Terbawa pergi


Terbawa Pergi

Akankah ku terbang tinggi.
Tuk menggapai semua mimpi.
Temukan jawaban yang pasti.
Tuk kenangan dihari nanti.

Dan berharap semua kan pergi.
Terhapus diatas biru langit.
Tak kan berharap kembali.
Mimpi pun kan jauhi diri.

Dengan seribu kenangan ini.
Yang tersimpan dalam hati.
Kenangan kan terbawa pergi.
Menghapus semua harapan.

%d bloggers like this: