Archive for April 13th, 2011

infeksi


Sepsis Neonatorum
DEFINISI
Sepsis Neonatorum adalah suatu infeksi bakteri berat yang menyebar ke seluruh tubuh bayi baru lahir.

Sepsis terjadi pada kurang dari 1% bayi baru lahir tetapi merupakan penyebab dari 30% kematian pada bayi baru lahir.
Infeksi bakteri 5 kali lebih sering terjadi pada bayi baru lahir yang berat badannya kurang dari 2,75 kg dan 2 kali lebih sering menyerang bayi laki-laki.

Pada lebih dari 50% kasus, sepsis mulai timbul dalam waktu 6 jam setelah bayi lahir, tetapi kebanyakan muncul dalamw aktu 72 jam setelah lahir.
Sepsis yang baru timbul dalam waktu 4 hari atau lebih kemungkinan disebabkan oleh infeksi nasokomial (infeksi yang didapat di rumah sakit).

PENYEBAB
Penyebabnya biasanya adalah infeksi bakteri.

Resiko terjadinya sepsis meningkat pada:
– Ketuban pecah sebelum waktunya
– Perdarahan atau infeksi pada ibu.

GEJALA
Bayi tampak lesu, tidak kuat menghisap, denyut jantungnya lambat dan suhu tubuhnya turun-naik.
Gejala lainnya adalah:
– gangguan pernafasan
– kejang
jaundice (sakit kuning)
– muntah
– diare
– perut kembung.

Gejalanya tergantung kepada sumber infeksi dan penyebarannya:

  • Infeksi pada tali pusar (omfalitis) bisa menyebabkan keluarnya nanah atau darah dari pusar
  • Infeksi pada selaput otak (meningitis) atau abses otak bisa menyebabkan koma, kejang, opistotonus (posisi tubuh melengkung ke depan) atau penonjolan pada ubun-ubun
  • Infeksi pada tulang (osteomielitis) menyebabkan terbatasnya pergerakan pada lengan atau tungkai yang terkena
  • Infeksi pada persendian bisa menyebabkan pembengkakan, kemerahan, nyeri tekan dan sendi yang terkena teraba hangat
  • Infeksi pada selaput perut (peritonitis) bisa menyebabkan pembengkakan perut dan diare berdarah.
  • DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

    Organsisme penyebab terjadinya infeksi bisa diketahui dengan melakukan pemeriksaan mikroskopis maupun pembiakan terhadap contoh darah, air kemih maupun cairan dari telinga dan lambung.
    Jika diduga suatu meningitis, maka dilakukan pungsi lumbal.

    PENGOBATAN
    Antibiotik diberikan melalui infus.
    Pada kasus tertentu, mungkin perlu diberikan antibodi yang dimurnikan atau sel darah putih.

    PROGNOSIS

    25% bayi meninggal meskipun telah diberikan antibiotik dan perawatan intensif.
    Angka kematian pada bayi prematur yang kecil adalah 2 kali lebih besar.

    MASALAH-MASALAH YANG LAZIM TERJADI PADA BAYI DAN ANAK


    1. MUNTAH  ATAU GUMOH

    Muntah atau emesis adalah keadaan dimana dikeluarkannya isi lambung secara ekspulsif atau keluarnya kembali sebagian besar atau seluruh isi lambung yang terjadi setelah agak lama makanan masuk kedalam lambung. Usaha untuk mengeluarkan isi lambung akan terlihat sebagai kontraksi otot perut.

    Muntah pada bayi merupakan gejala yang sering kali dijumpai dan dapat terjadi pada berbagai gangguan. Dalam beberapa jam pertama setelah lahir, bayi mungkin muntah lendir, bahkan kadang-kadang disertai sedikit darah.

    Muntah ini tidak jarang menetap setelah pemberian makanan pertama, suatu keadaan yang mungkin disebabkan adanya iritasi mukosa lambung oleh sejumlah benda yang tertelan selama proses kelahiran, jika muntahnya menetap pembilasan lambung dengan larutan garam fisiologis akan dapat menolongnya.

    Refluks gastroesofagus adalah kembalinya isi lambung kedalam esofagus tanpa terlihat adanya usaha dari anak

    Regurgitasi adalah bila bahan dari lambung tersebut dikeluarkan melalui mulut

    Secara klinis kadang-kadang sukar dibedakan antara muntah, refluks dan regurgitasi. Muntah sering dianggap sebagai suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan racun yang tertelan.

    Penyebab muntah

    Pada neonatus

    Organik

    • Gastrointestinal

    Obstruksi : atresia esofagus

    Non obstruksi : perforasi lambung

    • Ekstra gastrointestinal

    Insufisiensi ginjal, obstruksi urethra

    • Susunan syaraf pusat

    Peningkatan tekanan intra cranial (TIK)

    Non organik

    Teknik pemberian minum yang salah, makanan/minuman yang tidak cocok atau terla

    Obstipasi word


    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Obstipasi merupakan masalah yang tidak bias dilewatkan begitu saja,hal ini karena

    1.2 Tujuan Penelitian

    1.2.1Tujuan Umum

    Secara umum tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui Obstipasi pada bayi.

    1.2.2 Tujuan khusus

    1.2.2.1 Diketahuinya penyebab obstipasi

    1.2.2.1 Diketahuinya cara pencegahan dan mengatasi obstipasi

    1.3 Manfaat Penulisan

    Penulisan makalah ini diharapkan berguna untuk :

    1.3.1 Menambah pengetahuan mahasiswa tentang Obstipasi

    1.3.2 Sebagai bahan masukan bagi pimpinan BPS agar selalu meperhatikan masalah obstipasi

    BAB II

    PEMBAHASAN

    2.1 Pengertian Obstipasi

    Necel (Desember 2007) Obstipasi berasal dari bahasa Latin

    Ob berarti in the way = perjalanan

    Stipare berarti to compress = menekan

    Secara istilah obstipasi adalah bentuk konstipasi parah biasanya disebabkan oleh terhalangnya pergerakan feses dalam usus (adanya obstruksi usus). Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). Namun obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan penyebabnya. konstipasi disebabkan selain dari obstruksi intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi intestinal. Gejala obstipasi berupa pengeluaran feses yang keras dalam jangka waktu tiap 3-5 hari, kadang disertai adanya perasaan perut penuh akibat adanya feses atau gas dalam perut. Sebab dari obstipasi ada 2 yaitu:

    · Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi akibat adanya kanker dalam dinding usus

    · Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus, biasanya akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum.

    2.2 Macam-macam Obstipasi

    Obstipasi ada dua macam

    v Obstipasi obstruksi total

    Memiliki ciri tidak keluarnya feses atau flatus dan pada pemeriksaan colok dubur didapatkan rectum yang kosong, kecuali jika obstruksi terdapat pada rectum.

    v Obstipasi obstruksi parsial.

    Memiliki ciri pasien tidak dapat buang air besar selama beberapa hari tetapi kemudian dapat mengeluarkan feses disertai gas. Keadaan obstruksi parsial kurang darurat daripada obstruksi total.

    Obstipasi didiagnosa melalui cara:

    1. Anamnesis

    Riwayat penyakit difokuskan pada gagal untuk mengeluarkan baik feses maupun gas. Perlu untuk menentukan apakah termasuk obstruksi total atau partial

    Anamnesis ditujukan untuk menggali lebih dalam riwayat penyakit terdahulu yang mungkin dapat menstimulasi terjadinya obstipasi

    Dicari juga apakah ada kelainan usus sebelumnya, nyeri pada perut, dan masalah sistemik lain yang penting, sebagai contoh riwayat adanya penurunan berat badan yang kronis dan feses yang bercampur darah kemungkinan akibat obstruksi neoplasma

    2. Pemeriksaan Fisik

    Pemeriksaan abdomen standar seperti inspeksi, auskultasi, perkusi,dan palpasi untuk melihat apakah ada massa abdomen, nyeri abdomen, dan adanya distensi kolon.

    Obstruksi usus pada fase lanjut tidak terdengar bising usus

    Pemeriksaan region femoral dan inguinal untuk melihat apakah ada hernia atau tidak. Obstruksi kolon bisa terjadi akibat hernia inguinal kolon sigmoid

    Pemeriksaan rectal tussae (colok dubur) untuk mengidentifikasi kelainan rectum yang mungkin menyebabkan obstruksi dan memberikan gambaran tentang isi rectum

    3. Pemeriksaan penunjang

    Pemeriksaan Hb,urine dan lai sebagainya yang di anggap perlu

    4. Pencitraan dengan CT scan, USG, X rays dengan atau tanpa bahan kontras. Pencitraan untuk melihat apakah ada dilatasi kolon. Dilatasi kolon tanpa udara menandakan obstruksi total dan dilatasi kolon dengan terdapat udara menandakan partial obstruksi parsial. Pencitraan ini dapat digunakan untuk menentukan letak obstruksi dan penyebab obstruksi.

    Laboratorium seperti pemeriksaan elektrolit darah (mengetahui dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit), hematokrit (apakah ada anemia yang dihubungkan dengan perdarahan usus missal akibat neoplasma), hitung leukosit (mengetahui infeksi usus)

    Endoskopi untuk melihat bagian dalam kolon dan mennetukan sebab obstipasi

     

    2.3 Penanganan obstipasi

    1. Perawatan medis

    Meliputi resusitasi untuk mengoreksi cairan dan elektrolit tubuh, nasograstis decompression pada obstruksi parah untuk mencegah muntah dan aspirasi, dan pengobatan lain untuk mencegah semakin parahnya sakit

    2. Operasi

    Untuk mengatasi obstruksi sesuai dengan penyebab obstruksi, dan untuk mencegah perforasi usus akibat tekanan tinggi. Obstipasi obstruksi total bersifat sangat urgent untuk dilakukan tindakan segera dimana jika terlambat dilakukan dapat mengakiabtkan perforasi usus karena peningkatan tekanan feses yang besar.

    3. Diet

    Pada obstruksi total dianjuran tidak makan apa-apa, pada obstruksi parsial dapa diberikan makanan cair dan obat-obatan

    BAB III

    PENUTUP

    3.1 Kesimpulan

    Obstipasi merupakan penyakit yang disebabkan oleh terhalangnya pergerakan feses dalam usus. Obstipasi berbeda dengan konstipasi walaupun keduanya agak mirip. Obstipasi terbagi dua yaitu obstipasi total dan obstipasi parsial. Lakukan diagnosis dengan tepat dengan terlebih dahulu menanyakan riwayat penyakit yang lalu. Terapi penyembuhan dengan perawatan medis yang tepat,bila hal tersebut masih belum maksimal maka lakukan operasi dan diet.

    3.2 Saran

    · Selama proses persalinan sebaiknya seorang Ibu didampingi oleh suami atau seseorang yang dipercayainya.

    · Sebaiknya RS yang tidak mengizinkan pendamping berada selama proses pertsalinan membuat kebijakan tentang hal ini.

    · Mengingat besarnya manfaat seorang pendamping selama proses persalinan sebaiknya sebelum persalinan Ibu sudah memutuskan siapa yang akan mendampinginya.

    DAFTAR PUSTAKA

    OBSTIPASI

    Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Asuhan Neonatus,Bayi dan Balita

     


    Obstipasi


    OBSTIPASI

    Obstipasi berasal dari bahasa Latin
    Ob berarti in the way = perjalanan
    Stipare berarti to compress = menekan
    Secara istilah obstipasi adalah bentuk konstipasi parah dimana biasanya disebabkan oleh terhalangnya pergerakan feses dalam usus (adanya obstruksi usus). Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). Namun obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan penyebabnya ialah dimana konstipasi disebabkan selain dari obstruksi intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi intestinal. Gejala obstipasi berupa pengeluaran feses yang keras dalam jangka waktu tiap 3-5 hari, kadang disertai adanya perasaan perut penuh akibat adanya feses atau gas dalam perut.
    Sebab dari obstipasi ada 2 yaitu:
     Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi akibat adanya kanker dalam dinding usus
     Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus, biasanya akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum.
    Obstipasi ada dua macam :
    • Obstipasi obstruksi total
    Memiliki ciri tidak keluarnya feses atau flatus dan pada pemeriksaan colok dubur didapatkan rectum yang kosong, kecuali jika obstruksi terdapat pada rectum.
    • Obstipasi obstruksi parsial.
    Memiliki ciri pasien tidak dapat buang air besar selama beberapa hari tetapi kemudian dapat mengeluarkan feses disertai gas. Keadaan obstruksi parsial kurang darurat daripada obstruksi total.

    Obstipasi didiagnosa melalui cara:
    1. Anamnesis
    • Riwayat penyakit difokuskan pada gagal untuk mengeluarkan baik feses maupun gas. Perlu untuk menentukan apakah termasuk obstruksi total atau partial
    • Anamnesis ditujukan untuk menggali lebih dalam akan riwayat penyakit terdahulu yang mungkin dapat menstimulasi terjadinya obstipasi
    • Dicari juga apakah ada kelainan usus sebelumnya, nyeri pada perut, dan masalah sistemik lain yang penting, sebagai contoh riwayat adanya penurunan berat badan yang kronis dan feses yang bercampur darah kemungkinan akibat obstruksi neoplasma.
    2. Pemeriksaan Fisik
     Pemeriksaan abdomen standar seperti inspeksi, auskultasi, perkusi, dan palpasi untuk melihat apakah ada massa abdomen, nyeri abdomen, dan adanya distensi kolon.
     Obstruksi usus pada fase lanjut tidak terdengar bising usus
     Pemeriksaan region femoral dan inguinal untuk melihat apakah ada hernia atau tidak. Obstruksi kolon bisa terjadi akibat hernia inguinal kolon sigmoid
     Pemeriksaan rectal tussae (colok dubur) untuk mengidentifikasi kelainan rectum yang mungkin menyebabkan obstruksi dan memberikan gambaran tentang isi rektum
    3. Pemeriksaan penunjang
     Pencitraan dengan CT scan, USG, X rays dengan atau tanpa bahan kontras. Pencitraan untuk melihat apakah ada dilatasi kolon. Dilatasi kolon tanpa udara menandakan obstruksi total dan dilatasi kolon dengan terdapat udara menandakan partial obstruksi parsial. Pencitraan ini dapat digunakan untuk menentukan letak obstruksi dan penyebab obstruksi.
     Laboratorium seperti pemeriksaan elektrolit darah (mengetahui dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit), hematokrit (apakah ada anemia yang dihubungkan dengan perdarahan usus missal akibat neoplasma), hitung leukosit (mengetahui infeksi usus)
     Endoskopi untuk melihat bagian dalam kolon dan mennetukan sebab obstipasi

    Penanganan obstipasi :
    1. Perawatan medis : meliputi resusitasi untuk mengoreksi cairan dan elektrolit tubuh, nasograstis decompression pada obstruksi parah untuk mencegah muntah dan aspirasi, dan pengobatan lain untuk mencegah semakin parahnya sakit
    2. Operasi : untuk mengatasi obstruksi sesuai dengan penyebab obstruksi, dan untuk mencegah perforasi usus akibat tekanan tinggi. Obstipasi obstruksi total bersifat sangat urgent untuk dilakukan tindakan segera dimana jika terlambat dilakukan dapat mengakiabtkan perforasi usus karena peningkatan tekanan feses yang besar.
    3. Diet : pada obstruksi total dianjuran tidak makan apa-apa, pada obstruksi parsial dapa diberikan makanan cair dan obat-obat oral.

    Contoh kasus :
    Wanita sudah menikah berusia 44 tahun. Memiliki riwayat 2 bulan merasa berat dan nyeri pada perut bawah. Sering kencing, lemah, kurang nafsu makan, sukar buang air besar, dan dispareunia. 13 tahun lalu pernah menjalani operasi cesar dan sejak itu memakai kontrasepsi inplant (susuk). Menstruasi normal. Pemeriksaan fisik abdomen ditemukan adanya massa besar pada suprapubic menyerupai hamil 20 minggu dengan kontur irregular dan pergerakan terbatas. Pemeriksaan serviks menunjukkan serviks yang sehat tanpa adanya perdarahan. Vaginal tussae (colok vagina) teraba massa melalui fornix anterior dan terpisah dari uterus. Pemeriksaan biopsy histo PA dan sonografi terdiagnosa sebagai kista ovarium kanan (endometriosis).
    Contoh kasus di atas merupakan obstipasi akibat penekanan colon oleh kista ovarium. Penekanan colon menyebabkan pergerakan feses tertahan dan terjadilah obstipasi.

    Penyebab Penyakit Bisul


    Penyebab Penyakit Bisul

    bawah judul

    Bisul adalah radang pada daerah folikel rambut kulit dan sekitarnya. Penyebab penyakit bisul tersering adalah bakteri karena staphylococcus aureus. Mulanya hanya folikel rambut yang terinfeksi, namun kemudian karena adanya gesekan, iristasi, dan kurang merawat tubuh infeksi tersebut dapat menyebar ke jaringan sekitarnya dan menjadi bisul. Penyebab penyakit bisul lainnya bisa juga terjadi karena rambut yang tumbuh ke dalam yang menyebabkan luka sehingga benda asing masuk ke kulit.
    Gejala Bisul berawal dari benjolan merah dan lunak di daerah kulit, yang lama-kelamaan menjadi keras. Kemudian di tengah benjolan itu terbentuk puncak berwarna putih-yang akan memecah atau harus dikeluarkan.
    Ada beberapa jenis bisul; acne/akne/jerawat kista–biasanya terjadi di kulit wajah remaja, hidranetitis suppurativa–disebabkan radang lokal kalenjar keringat. Bisul jenis ini timbul lebih dari satu buah, lokasinya d daerah ketiak atau pangkal paha, kista pilonidal–biasanya tumbuh di lipatan pantat. Mulanya hanya berupa infeksi di folikel rambut, kemudian ditambah iritasi dari tekanan akibat duduk terlalu lama.

    Tanda dan Gejala Bisul

    Bisul ditandai oleh rasa sakit, radang dan pembengkakan.
    Penyembuhan
    Untuk mematangkan bisul agar cepat pecah dengan cara kompres panas selama 30 menit dilakukan 2 kali sehari. Bagi penderita disarankan utnuk tidak memencet bisul sendiri, untuk menghindari terjadinya infeksi.(tbs/tbs)

    Seborrhea


    Seborrhea

    A. Definisi
    Adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya. Biasanya, proses pergantian sel-sel pada kulit kepala terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terlihat oleh mata. Proses pergantian tersebut terjadi setiap bulan. Jika proses ini menjadi lebih cepat, maka akan timbul gangguan pada kulit kepala yang kita sebut ketombe. Gangguan yang lebih parah yaitu dermatitis seboroik, berupa serpihan berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala.

    Pada Bayi

    Dermatitis seborrheic, umumnya hanya terjadi pada bayi karena hal ini terkait dengan hormon androgen milik ibunya yang masih tersisa di dalam tubuhnya. “Itulah kenapa, lewat dari masa bayi, masalah ini akan menghilang seiring dengan berkurangnya kadar hormon androgen.”

    Namun, tidak semua bayi akan mengalami dermatitis seborrheic. Jadi hanya bayi tertentu saja, terutama yang mengalami atopik, yakni kecenderungan untuk bereaksi menyimpang terhadap bahan-bahan yang bersifat umum. Bila reaksi menyimpang itu terjadi di kulit kepala, maka akan timbul dermatitis seborrheic bahkan eksim. Bila dermatitis seborrheic ini tidak ditangani secara tepat, mungkin saja akan berlanjut menjadi infeksi. Biasanya disertai proses inflamasi atau peradangan di dalam kulitnya. Ditandai dengan sisik yang berada di atas kulit yang kemerahan.

    Anak yang atopik umumnya lahir dari orang tua yang berbakat atopik. “Bila orang tua menderita alergi terhadap benda-benda tertentu, hal ini kemungkinan menurun pada anaknya,. Biasanya, anak yang atopik akan mengalami eksim dan mengalami kelainan di lipat-lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan, lipatan leher, lipatan hidung, maupun di bagian tubuh lain yang memiliki rambut, seperti alis dan di sekitar kemaluan pada anak yang sudah puber. Hal ini terjadi karena kelenjar minyak selalu berada dalam satu unit dengan folikel rambut. Oleh karena yang paling banyak memiliki kelenjar minyak adalah kepala, maka gangguan pun sering terjadi di situ seperti dermatitis seborrheic dan ketombean.

    Kelainan Kulit Kepala
    Seperti diungkapkan tadi, selepas dari masa bayi, maka dermatitis seborrheic segera menghilang karena hormon androgen yang berasal dari ibu sudah habis. Namun bila lewat usia ini masih juga muncul, berarti telah terjadi sesuatu yang tidak normal. Mungkin saja, sisik-sisik halus itu muncul karena adanya kelainan pada kulit kepala anak balita. “Nah, pada usia balita penyebabnya belum bisa dipastikan. Salah satu dugaan kuat adalah tumbuhnya jamur, sehingga memicu peningkatan produksi kelenjar minyak yang lumayan pesat.”
    Normalnya, kata Ari, setiap sebulan sel-sel kulit kepala yang sudah tua digantikan oleh sel-sel yang muda, sehingga jumlah serpihan kulit kepala yang lepas pun tidak banyak. Namun, sel kulit yang telah terkena jamur akan lebih cepat lepas. Bisa setiap lima hari sekali. Peningkatan produksi kelenjar kulit kepala umumnya disertai dengan rasa gatal, kerontokan rambut, rambut berbau tak enak, lebih berminyak, dan sukar diatur.

    Jadi, pada anak “ketombeannya” sedikit berbeda dari ketombe orang dewasa. Ketombe pada orang dewasa adalah kelainan-kelainan yang terjadi pada area yang berambut, yang terkait dengan aktivitas kelenjar kulit. Umumnya bila kelenjar kulit kepala berproduksi secara berlebihan, yang bisa saja terjadi tanpa adanya campur tangan jamur atau yang lainnya, akan timbul sisik-sisik.

    Menurut Boni E. Elewski, MD, seorang profesor dermatologi di Universitas Alabama Birmingham (UAB), Amerika Serikat, berdasarkan hasil penelitiannya, ada sejenis jamur yang kerap menyerang kepala anak-anak, yaitu jamur T. Tonsurans. Jamur ini bisa mengakibatkan infeksi tinea capitis atau ringworm. Hal ini dipicu akibat adanya infeksi jamur pada kulit, yang awalnya menimbulkan rasa gatal.

    Anak-anak yang tinggal di kota besar, diamati Elewski, lebih rentan menderita infeksi ini karena kondisi lingkungannya yang lebih kurang bersih. Apalagi cara penularannya sangat mudah, bisa dari binatang peliharaan yang terinfeksi, sisir rambut, topi, sikat, serta media di kepala lainnya.
    Bila anak terkena ringworm, gejala yang timbul umumnya ruam, bercak merah berbentuk cincin atau uang logam di sekitar perut, leher, paha, dan punggung yang pinggirannya terasa kasar serta halus di bagian tengahnya. Nah, bila ringworm telah mengenai kulit kepala, maka akan muncul sisik yang mirip dengan ketombe. Bila di kepala anak timbul sisik, mungkin sisik yang dialaminya merupakan infeksi akibat jamur ini.

    Namun, lanjut Elewski, untuk mendeteksi apakah anak mengalami ketombe atau terkena infeksi jamur ringworm, bukanlah hal yang mudah, karena secara kasat mata gejalanya sangat mirip. Namun terkadang, infeksi ringworm memperlihatkan tanda dimana kulit kepala akan mengeras karena sisik yang berlapis-lapis atau menyebabkan rambut rontok.

    Meskipun infeksi jamur ringworm tidak berbahaya, tetapi bila dibiarkan akan berdampak buruk pada kondisi rambut anak. Soalnya, pada kondisi yang sudah parah, kerontokan rambut akan semakin hebat dan menyebabkan terjadinya kebotakan secara permanen. Juga anak merasa tidak enak badan.

    Untuk menghindari penularan, maka lingkungan di sekitar rumah harus mulai waspada terhadap anak yang terinfeksi ringworm. Ia harus menggunakan peralatan-peralatan rambut seperti sisir, topi, bandana, bando, pita, atau ikat rambut yang tersendiri. Agar lebih terjaga, cucilah semua peralatan tersebut bila ingin dipakai adik atau kakaknya.

    B. Penyebab
    Penyebabnya tidak diketahui. Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga. Salah satu penyebab ketombe adalah Pitysporum ovale ( P. Ovale ). Walaupun namanya mungkin sedikit menakutkan , tetapi P. Ovale adalah jamur yang secara alami terdapat pada kulit kepala dan bagian kulit yang lain.

    Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan kerugian yang berarti. Namun, dengan adanya perubahan cuaca, hormon, dan stress, kulit kepala kita akan menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga menyebabkan jamur P. Ovale berkembang biak. Dengan berkembangbiaknya jamur tersebut, akan menyebabkan gatal pada kulit kepala dan mempercepat kerontokan sel kulit yang lama. Hasilnya : timbul Ketombe.

    Kondisi ketombe yang parah atau dermatitis seboroik (seborrhea), seringkali ditemukan di kulit kepala. Namun dapat juga ditemukan di alis mata, pipi, di belakang telinga atau bagian dada. Seborrhea berupa sisik berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala
    Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik:

    • Stres
    • Kelelahan
    • Cuaca dingin
    • Kulit berminyak
    • Jarang mencuci rambut
    • Pemakaian losyen yang mengandung alkohol
    • Penyakit kulit (misalnya jerawat)
    • Obesitas (kegemukan).
    Proses pergantian kulit mati, yang kemudian diganti dengan sel-sel kulit dibawahnya disebut keratinisasi. Ada beberapa hal yang membuat periode keratinisasi ini tidak normal, diantaranya:
    • Keaktifan kelenjar minyak kulit yang meningkat. Ketombe terjadi pada kulit kepala yang produksi minyaknya berlebihan.
    • Mikroorganisme,Adanya peningkatan jumlah fungus bernama Pityrosporum Ovale. Fungus ini bertanggung-jawab pada proses pemecahan lemak kulit, yang menyebabkan iritasi kulit kepala.
    • Makanan berlemak,
    • Mengakibatkan produksi minyak dari kelenjar minyak bertambah. Asupan lain yang juga punya andil besar merangsang kelenjar minyak membentuk minyak kulit adalah sambal, alkohol, kopi, serta rokok.
    • Zat atau bahan yang menempel pada kulit kepala seperti obat-obatan tertentu, sabun, shampoo, minyak rambut. Zat-zat ini secara langsung merangsang kulit kepala, atau menjadi media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme.
    • Hormon tertentu. Hormon yang dapat memacu keaktifan kelenjar minyak misalnya hormon Androgen.
    • Hal lain seperti stress, genetika, cuaca.
    Seborrhea ini bukan cuma terdapat pada kulit kepala saja? Inilah yang kemudian menjadi Seborrheic Dermatitis, atau keadaan kulit yang berwarna merah, bersisik, dan sangat gatal. Bisa terjadi di kulit kepala, samping kiri dan kanan hidung, alis, bulu mata, kulit di belakang kuping, dada bagian tengah, pusar, ketiak, lipatan buah dada, selangkangan, atau bokong,? kupas Desi.

    Setiap orang pastilah mengalami Seborrheic Dermatitis. Pada bayi disebut dengan nama Cradle Cap. Tanpa diobati serius, Cradle Cap ini akan hilang saat usia bayi berkisar antara delapan hingga 12 bulan. Cradle Cap pada bayi merupakan warisan hormon berlebih yang diberikan si ibu, sebelum bayi tersebut lahir.

    Bentuk Ringan dari Seborrhea Dermatitis
    Seborrhea Dermatitis akan datang dan pergi sepanjang umur manusia. Paling banyak dialami pada mereka yang jenis dan kulit rambutnya berminyak. dandruff/ketombe adalah bentuk lebih ringan dari Seborrhea Dermatitis. Cirinya bersisik, tidak merah, namun sangat gatal.

    Pada fase selanjutnya, ketombe dapat menimbulkan kebotakan, Kelenjar kulit minyak berada di akar rambut, akar rambut ini yang digigit terus oleh kutu atau demodex,? paparnya. Kutu inilah yang membuat akar rambut tidak kuat. Belum lagi ditambah perilaku menggaruk akibat rasa gatal luar biasa.

    Pencegahan ketombe, harus disesuaikan dengan kemungkinan penyebabnya. Misalnya dengan diet makanan rendah lemak dan karbohidrat, menghindari rokok, alkohol, sambal, menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala, menjauhi pemakaian obat atau kosmetika tertentu (minyak rambut, shampoo, sabun), menghindari stress, hidup teratur, santai dan tenang.

    Sementara pengobatannya sendiri, dilakukan dengan melihat penyebab dan keadaan penyakitnya. Pada dasarnya, obat ketombe terbagi dua jenis. Pertama, obat topikal atau obat yang ditempelkan, kedua, obat sistemik atau obat yang diminum,? ujar Desi. Obat yang ditempelkan antara lain obat penghilang rasa sakit, penghilang rasa gatal dan radang, antibiotik, serta obat penenang.
    Bisa juga diberikan obat hormonal seperti estrogen dan siproteron, bagi mereka yang tidak sembuh terhadap pengobatan. Serta tambahan vitamin B Riboplavin, Piridoksin dan sebagainya. Shampoo dapat menjadi alat pengobatan tetapi juga penyebab timbulnya ketombe. Shampoo biasa umumnya terdiri atas 50 persen hingga 70 persen air, tujuh persen hingga 15 persen surfaktan/deterjen, dua persen hingga lima persen conditioner, dan tiga persen hingga lima persen pembentuk busa.

    Tapi untuk obat anti ketombe, tukas Desi, harus ditambah zat lain seperti Selenium Sulfida, Sengpirition, Ter, dan Ketokonazol. Desi tidak mengesampingkan adanya obat tradisional, seperti membilas kulit kepala dengan air teh. ?Sebab teh mengandung dasinfektan,? cetusnya. Tapi terapi ini harus dilakukan dalam jangka waktu lama, dan terus menerus setiap hari.

    C. Gejala
    Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut. Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada.

    Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah. Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok. Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.

    Serpihan/Sisik
    Merupakan tanda yang paling mudah dilihat dan paling memalukan. Sisik tersebut adalah tanda bahwa kulit di kepala anda rontok dan waktu pergantian sel-sel pada kulit kepala menjadi lebih cepat. Serpihan-serpihan/sisik berwarna putih dengan berbagai ukuran dan bentuk yang terdapat di kulit kepala, rambut, dapat juga melekat pada baju berwarna hitam favorit anda. Pergantian sel kulit kepala biasanya tidak terdeteksi oleh mata. Namun dengan dipercepatnye proses pergantian ini, menyebabkan timbul KETOMBE. Jadi, setiap butir serpihan/sisik yang anda lihat sebetulnya adalah kumpulan dari sejumlah sel sel kulit kepala yang mati dalam jumlah besar, sehingga mudah menjadi perhatian.

    Gatal
    Satu tanda lagi bahwa anda ber-KETOMBE adalah gatal pada kulit kepala. Gatal tersebut terjadi karena timbul peradangan pada kulit kepala yang disebabkan oleh jamur P.Ovale. Jamur inilah yang menyebabkan timbulnya ketombe dan gatal pada kulit kepala.

    Kemerahan
    Tanda ketiga dari ketombe dikenal dengan seborrhea. Dalam kondisi ini, terlihat kemerahan di sekitar kulit kepala. Dapat juga terlihat di sekitar alis mata, pipi, belakang telinga atau bagian dada.

    D. Diagnosa
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

    E. Pengobatan
    Pengobatan dermatitis seboreik tergantung kepada usia penderita:
    1. Anak-anak.
    Untuk ruam bersisik tebal di kulit kepala, bisa dioleskan minyak mineral yang mengandung asam salisilat secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut pada malam hari. Selama sisik masih ada, kulit kepala juga dicuci dengan sampo setiap hari; setelah sisiknya menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.

    2. Bayi.
    Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone. Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu. Kini banyak sediaan krim, lotion, dan shampoo di pasaran untuk membasmi ketombe. Produk-produk yang digunakan untuk mengatasi ketombe biasanya mengandung asam salisilat, coal tar, zinc pyrithione, selenium sulfida dan belerang. Walaupun sebagian digolongkan sebagai obat yang dijual bebas dan sebagian digolongkan sebagai kosmetik, produk-produk tersebut hanya dapat mengatasi gejala-gejala dari ketombe, tetapi tidak mengatasi penyebab ketombe.
    Satu yang mengklaim dapat membasmi jamur penyebab ketombe:
    Fungasol® – ss. Fungasol® – SS mengandung Ketoconazole, yang merupakan bahan aktif yang paling banyak diresepkan oleh dokter dokter di dunia untuk mengatasi ketombe, dan sekarang telah di jual bebas tanpa resep di apotik-apotik dan toko-toko obat.
    Fungasol-Solusi Tepat Atasi Ketombe
    – Mengandung ketoconazole 1%
    – Bahan aktif yang teruji secara klinis.
    – Ampuh membasmi ketombe.
    – Membunuh jamur P.Ovale penyebab ketombe.

    F. Kiat Mengatasi
    Bila dermatitis seborrheic maupun infeksi ringworm sudah dalam kondisi yang parah, segeralah minta bantuan ahli untuk mengatasinya. Pengobatan-pengobatan yang dilakukan oleh dokter kulit misalnya, sangat diperlukan untuk penanganan yang efektif. Namun, meskipun pertolongan ahli sangat diperlukan, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan sendiri untuk penyembuhan yang lebih maksimal:
    Umumnya anak yang berbakat atopik di kepala akan mengalami “ketombean” yang lebih parah kalau cuaca sedang panas. Soalnya di saat seperti ini aktivitas kelenjar androgennya akan meningkat. Usahakan meminimalisir suasana tidak nyaman tersebut, misalnya dengan memakai payung bila keluar rumah, menghindari ruangan yang pengap, menghindari baju yang tebal, dan sebagainya. Sangat baik bila kita bisa menyediakan ruangan ber-AC untuk anak.
    Sebaiknya, jangan mengangkat sisik di kepala anak sebelum ada perintah dokter. Dikhawatirkan akan terjadi infeksi. Mungkin saja alat yang digunakan tidak steril. Bila infeksi terjadi, maka bisa lebih berbahaya. Dokter akan memberikan obat bila sisik di kepala anak terlihat banyak dan harus diangkat. Selain itu, terutama pada bayi, obat tersebut biasanya dicampur dengan minyak agar mudah mengenai kulit kepala.

    1. Penggunaan sampo bisa saja dilakukan karena sampo merupakan produk yang dibuat khusus untuk membersihkan kulit kepala dari kotoran. Namun hati-hati, gunakan sampo yang betul-betul diperuntukkan bagi anak, bukan untuk orang dewasa. Sampo untuk orang dewasa umumnya mengandung bahan sulfaktan, bahan pewangi, pengawet, dan sebagainya yang bisa mengiritasi kulit dan mata. Sedangkan sampo bayi sengaja tidak mendapat tambahan bahan-bahan yang bakal membahayakannya. Sampo tersebut harus lembut karena fungsi kelenjar kulit pada bayi dan anak belum bekerja secara sempurna.
    2. Penggunaan sampo untuk membersihkan kulit kepala memang sangat efektif. Namun tidak semua bayi dan anak betul-betul membutuhkannya. Bila tanpa sampo tak ada kelainan yang muncul, lebih baik gunakan air bersih saja ketika menyuci kepalanya. Frekuensi yang dianjurkan untuk pemakaian sampo adalah seminggu dua kali atau tiga kali. Namun, umumnya sampo bayi sangat lembut, sehingga tidak masalah bila dipakai setiap hari.
    3. Banyak anak yang aktif di luar rumah sehingga banyak mengeluarkan keringat dan membuat kepalanya bau. Bila ingin menggunakan sampo setiap hari, pilih sampo jenis mild.
    4. Untuk ketombe yang disebabkan jamur, kita bisa menanganinya dengan mengontrol populasi jamur. Kita bisa mencuci rambut anak setiap hari dan pijatlah kulit kepala dengan sampo secara perlahan karena akan menghilangkan jamur lewat serpihan kulit yang lepas.
    5. Pada kasus karena infeksi ringworm, pengobatan tidak selalu harus dilakukan oleh dokter. Kita bisa menggunakan obat antijamur yang bisa didapat di apotek. Carilah produk-produk yang mengandung 2% clotrimezol. Pada beberapa anak yang sensitif dengan produk krim, oleskan sedikit saja. Namun jika terjadi ruam, cobalah konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan alternatif pengobatan yang lain.
    6. Biasakan untuk selalu mencuci tangan sesudah menyentuh kulit kepala anak yang terkena infeksi. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan lebih lanjut.

     

    Seborrhea


    A.Definisi
    Adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya. Biasanya, proses pergantian sel-sel pada kulit kepala terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terlihat oleh mata. Proses pergantian tersebut terjadi setiap bulan. Jika proses ini menjadi lebih cepat, maka akan timbul gangguan pada kulit kepala yang kita sebut ketombe. Gangguan yang lebih parah yaitu dermatitis seboroik, berupa serpihan berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala.

    Pada Bayi
    Dermatitis seborrheic, umumnya hanya terjadi pada bayi karena hal ini terkait dengan hormon androgen milik ibunya yang masih tersisa di dalam tubuhnya. “Itulah kenapa, lewat dari masa bayi, masalah ini akan menghilang seiring dengan berkurangnya kadar hormon androgen.”

    Namun, tidak semua bayi akan mengalami dermatitis seborrheic. Jadi hanya bayi tertentu saja, terutama yang mengalami atopik, yakni kecenderungan untuk bereaksi menyimpang terhadap bahan-bahan yang bersifat umum. Bila reaksi menyimpang itu terjadi di kulit kepala, maka akan timbul dermatitis seborrheic bahkan eksim. Bila dermatitis seborrheic ini tidak ditangani secara tepat, mungkin saja akan berlanjut menjadi infeksi. Biasanya disertai proses inflamasi atau peradangan di dalam kulitnya. Ditandai dengan sisik yang berada di atas kulit yang kemerahan.

    Anak yang atopik umumnya lahir dari orang tua yang berbakat atopik. “Bila orang tua menderita alergi terhadap benda-benda tertentu, hal ini kemungkinan menurun pada anaknya,. Biasanya, anak yang atopik akan mengalami eksim dan mengalami kelainan di lipat-lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan, lipatan leher, lipatan hidung, maupun di bagian tubuh lain yang memiliki rambut, seperti alis dan di sekitar kemaluan pada anak yang sudah puber. Hal ini terjadi karena kelenjar minyak selalu berada dalam satu unit dengan folikel rambut. Oleh karena yang paling banyak memiliki kelenjar minyak adalah kepala, maka gangguan pun sering terjadi di situ seperti dermatitis seborrheic dan ketombean.

    Kelainan Kulit Kepala
    Seperti diungkapkan tadi, selepas dari masa bayi, maka dermatitis seborrheic segera menghilang karena hormon androgen yang berasal dari ibu sudah habis. Namun bila lewat usia ini masih juga muncul, berarti telah terjadi sesuatu yang tidak normal. Mungkin saja, sisik-sisik halus itu muncul karena adanya kelainan pada kulit kepala anak balita. “Nah, pada usia balita penyebabnya belum bisa dipastikan. Salah satu dugaan kuat adalah tumbuhnya jamur, sehingga memicu peningkatan produksi kelenjar minyak yang lumayan pesat.”
    Normalnya, kata Ari, setiap sebulan sel-sel kulit kepala yang sudah tua digantikan oleh sel-sel yang muda, sehingga jumlah serpihan kulit kepala yang lepas pun tidak banyak. Namun, sel kulit yang telah terkena jamur akan lebih cepat lepas. Bisa setiap lima hari sekali. Peningkatan produksi kelenjar kulit kepala umumnya disertai dengan rasa gatal, kerontokan rambut, rambut berbau tak enak, lebih berminyak, dan sukar diatur.

    Jadi, pada anak “ketombeannya” sedikit berbeda dari ketombe orang dewasa. Ketombe pada orang dewasa adalah kelainan-kelainan yang terjadi pada area yang berambut, yang terkait dengan aktivitas kelenjar kulit. Umumnya bila kelenjar kulit kepala berproduksi secara berlebihan, yang bisa saja terjadi tanpa adanya campur tangan jamur atau yang lainnya, akan timbul sisik-sisik.

    Menurut Boni E. Elewski, MD, seorang profesor dermatologi di Universitas Alabama Birmingham (UAB), Amerika Serikat, berdasarkan hasil penelitiannya, ada sejenis jamur yang kerap menyerang kepala anak-anak, yaitu jamur T. Tonsurans. Jamur ini bisa mengakibatkan infeksi tinea capitis atau ringworm. Hal ini dipicu akibat adanya infeksi jamur pada kulit, yang awalnya menimbulkan rasa gatal.

    Anak-anak yang tinggal di kota besar, diamati Elewski, lebih rentan menderita infeksi ini karena kondisi lingkungannya yang lebih kurang bersih. Apalagi cara penularannya sangat mudah, bisa dari binatang peliharaan yang terinfeksi, sisir rambut, topi, sikat, serta media di kepala lainnya.
    Bila anak terkena ringworm, gejala yang timbul umumnya ruam, bercak merah berbentuk cincin atau uang logam di sekitar perut, leher, paha, dan punggung yang pinggirannya terasa kasar serta halus di bagian tengahnya. Nah, bila ringworm telah mengenai kulit kepala, maka akan muncul sisik yang mirip dengan ketombe. Bila di kepala anak timbul sisik, mungkin sisik yang dialaminya merupakan infeksi akibat jamur ini.

    Namun, lanjut Elewski, untuk mendeteksi apakah anak mengalami ketombe atau terkena infeksi jamur ringworm, bukanlah hal yang mudah, karena secara kasat mata gejalanya sangat mirip. Namun terkadang, infeksi ringworm memperlihatkan tanda dimana kulit kepala akan mengeras karena sisik yang berlapis-lapis atau menyebabkan rambut rontok.

    Meskipun infeksi jamur ringworm tidak berbahaya, tetapi bila dibiarkan akan berdampak buruk pada kondisi rambut anak. Soalnya, pada kondisi yang sudah parah, kerontokan rambut akan semakin hebat dan menyebabkan terjadinya kebotakan secara permanen. Juga anak merasa tidak enak badan.

    Untuk menghindari penularan, maka lingkungan di sekitar rumah harus mulai waspada terhadap anak yang terinfeksi ringworm. Ia harus menggunakan peralatan-peralatan rambut seperti sisir, topi, bandana, bando, pita, atau ikat rambut yang tersendiri. Agar lebih terjaga, cucilah semua peralatan tersebut bila ingin dipakai adik atau kakaknya.

    B. Penyebab
    Penyebabnya tidak diketahui. Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga. Salah satu penyebab ketombe adalah Pitysporum ovale ( P. Ovale ). Walaupun namanya mungkin sedikit menakutkan , tetapi P. Ovale adalah jamur yang secara alami terdapat pada kulit kepala dan bagian kulit yang lain.

    Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan kerugian yang berarti. Namun, dengan adanya perubahan cuaca, hormon, dan stress, kulit kepala kita akan menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga menyebabkan jamur P. Ovale berkembang biak. Dengan berkembangbiaknya jamur tersebut, akan menyebabkan gatal pada kulit kepala dan mempercepat kerontokan sel kulit yang lama. Hasilnya : timbul Ketombe.

    Kondisi ketombe yang parah atau dermatitis seboroik (seborrhea), seringkali ditemukan di kulit kepala. Namun dapat juga ditemukan di alis mata, pipi, di belakang telinga atau bagian dada. Seborrhea berupa sisik berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala
    Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik:
    • Stres
    • Kelelahan
    • Cuaca dingin
    • Kulit berminyak
    • Jarang mencuci rambut
    • Pemakaian losyen yang mengandung alkohol
    • Penyakit kulit (misalnya jerawat)
    • Obesitas (kegemukan).
    Proses pergantian kulit mati, yang kemudian diganti dengan sel-sel kulit dibawahnya disebut keratinisasi. Ada beberapa hal yang membuat periode keratinisasi ini tidak normal, diantaranya:
    • Keaktifan kelenjar minyak kulit yang meningkat. Ketombe terjadi pada kulit kepala yang produksi minyaknya berlebihan.
    • Mikroorganisme,Adanya peningkatan jumlah fungus bernama Pityrosporum Ovale. Fungus ini bertanggung-jawab pada proses pemecahan lemak kulit, yang menyebabkan iritasi kulit kepala.
    • Makanan berlemak,
    • Mengakibatkan produksi minyak dari kelenjar minyak bertambah. Asupan lain yang juga punya andil besar merangsang kelenjar minyak membentuk minyak kulit adalah sambal, alkohol, kopi, serta rokok.
    • Zat atau bahan yang menempel pada kulit kepala seperti obat-obatan tertentu, sabun, shampoo, minyak rambut. Zat-zat ini secara langsung merangsang kulit kepala, atau menjadi media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme.
    • Hormon tertentu. Hormon yang dapat memacu keaktifan kelenjar minyak misalnya hormon Androgen.
    • Hal lain seperti stress, genetika, cuaca.
    Seborrhea ini bukan cuma terdapat pada kulit kepala saja? Inilah yang kemudian menjadi Seborrheic Dermatitis, atau keadaan kulit yang berwarna merah, bersisik, dan sangat gatal. Bisa terjadi di kulit kepala, samping kiri dan kanan hidung, alis, bulu mata, kulit di belakang kuping, dada bagian tengah, pusar, ketiak, lipatan buah dada, selangkangan, atau bokong,? kupas Desi.

    Setiap orang pastilah mengalami Seborrheic Dermatitis. Pada bayi disebut dengan nama Cradle Cap. Tanpa diobati serius, Cradle Cap ini akan hilang saat usia bayi berkisar antara delapan hingga 12 bulan. Cradle Cap pada bayi merupakan warisan hormon berlebih yang diberikan si ibu, sebelum bayi tersebut lahir.

    Bentuk Ringan dari Seborrhea Dermatitis
    Seborrhea Dermatitis akan datang dan pergi sepanjang umur manusia. Paling banyak dialami pada mereka yang jenis dan kulit rambutnya berminyak. dandruff/ketombe adalah bentuk lebih ringan dari Seborrhea Dermatitis. Cirinya bersisik, tidak merah, namun sangat gatal.

    Pada fase selanjutnya, ketombe dapat menimbulkan kebotakan, Kelenjar kulit minyak berada di akar rambut, akar rambut ini yang digigit terus oleh kutu atau demodex,? paparnya. Kutu inilah yang membuat akar rambut tidak kuat. Belum lagi ditambah perilaku menggaruk akibat rasa gatal luar biasa.

    Pencegahan ketombe, harus disesuaikan dengan kemungkinan penyebabnya. Misalnya dengan diet makanan rendah lemak dan karbohidrat, menghindari rokok, alkohol, sambal, menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala, menjauhi pemakaian obat atau kosmetika tertentu (minyak rambut, shampoo, sabun), menghindari stress, hidup teratur, santai dan tenang.

    Sementara pengobatannya sendiri, dilakukan dengan melihat penyebab dan keadaan penyakitnya. Pada dasarnya, obat ketombe terbagi dua jenis. Pertama, obat topikal atau obat yang ditempelkan, kedua, obat sistemik atau obat yang diminum,? ujar Desi. Obat yang ditempelkan antara lain obat penghilang rasa sakit, penghilang rasa gatal dan radang, antibiotik, serta obat penenang.
    Bisa juga diberikan obat hormonal seperti estrogen dan siproteron, bagi mereka yang tidak sembuh terhadap pengobatan. Serta tambahan vitamin B Riboplavin, Piridoksin dan sebagainya. Shampoo dapat menjadi alat pengobatan tetapi juga penyebab timbulnya ketombe. Shampoo biasa umumnya terdiri atas 50 persen hingga 70 persen air, tujuh persen hingga 15 persen surfaktan/deterjen, dua persen hingga lima persen conditioner, dan tiga persen hingga lima persen pembentuk busa.

    Tapi untuk obat anti ketombe, tukas Desi, harus ditambah zat lain seperti Selenium Sulfida, Sengpirition, Ter, dan Ketokonazol. Desi tidak mengesampingkan adanya obat tradisional, seperti membilas kulit kepala dengan air teh. ?Sebab teh mengandung dasinfektan,? cetusnya. Tapi terapi ini harus dilakukan dalam jangka waktu lama, dan terus menerus setiap hari.

    C. Gejala
    Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut. Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada.

    Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah. Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok. Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.

    Serpihan/Sisik
    Merupakan tanda yang paling mudah dilihat dan paling memalukan. Sisik tersebut adalah tanda bahwa kulit di kepala anda rontok dan waktu pergantian sel-sel pada kulit kepala menjadi lebih cepat. Serpihan-serpihan/sisik berwarna putih dengan berbagai ukuran dan bentuk yang terdapat di kulit kepala, rambut, dapat juga melekat pada baju berwarna hitam favorit anda. Pergantian sel kulit kepala biasanya tidak terdeteksi oleh mata. Namun dengan dipercepatnye proses pergantian ini, menyebabkan timbul KETOMBE. Jadi, setiap butir serpihan/sisik yang anda lihat sebetulnya adalah kumpulan dari sejumlah sel sel kulit kepala yang mati dalam jumlah besar, sehingga mudah menjadi perhatian.

    Gatal
    Satu tanda lagi bahwa anda ber-KETOMBE adalah gatal pada kulit kepala. Gatal tersebut terjadi karena timbul peradangan pada kulit kepala yang disebabkan oleh jamur P.Ovale. Jamur inilah yang menyebabkan timbulnya ketombe dan gatal pada kulit kepala.

    Kemerahan
    Tanda ketiga dari ketombe dikenal dengan seborrhea. Dalam kondisi ini, terlihat kemerahan di sekitar kulit kepala. Dapat juga terlihat di sekitar alis mata, pipi, belakang telinga atau bagian dada.

    D. Diagnosa
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

    E. Pengobatan
    Pengobatan dermatitis seboreik tergantung kepada usia penderita:
    1. Anak-anak.
    Untuk ruam bersisik tebal di kulit kepala, bisa dioleskan minyak mineral yang mengandung asam salisilat secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut pada malam hari. Selama sisik masih ada, kulit kepala juga dicuci dengan sampo setiap hari; setelah sisiknya menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.

    2. Bayi.
    Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone. Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu. Kini banyak sediaan krim, lotion, dan shampoo di pasaran untuk membasmi ketombe. Produk-produk yang digunakan untuk mengatasi ketombe biasanya mengandung asam salisilat, coal tar, zinc pyrithione, selenium sulfida dan belerang. Walaupun sebagian digolongkan sebagai obat yang dijual bebas dan sebagian digolongkan sebagai kosmetik, produk-produk tersebut hanya dapat mengatasi gejala-gejala dari ketombe, tetapi tidak mengatasi penyebab ketombe.
    Satu yang mengklaim dapat membasmi jamur penyebab ketombe:
    Fungasol® – ss. Fungasol® – SS mengandung Ketoconazole, yang merupakan bahan aktif yang paling banyak diresepkan oleh dokter dokter di dunia untuk mengatasi ketombe, dan sekarang telah di jual bebas tanpa resep di apotik-apotik dan toko-toko obat.
    Fungasol-Solusi Tepat Atasi Ketombe
    – Mengandung ketoconazole 1%
    – Bahan aktif yang teruji secara klinis.
    – Ampuh membasmi ketombe.
    – Membunuh jamur P.Ovale penyebab ketombe.

    F. Kiat Mengatasi
    Bila dermatitis seborrheic maupun infeksi ringworm sudah dalam kondisi yang parah, segeralah minta bantuan ahli untuk mengatasinya. Pengobatan-pengobatan yang dilakukan oleh dokter kulit misalnya, sangat diperlukan untuk penanganan yang efektif. Namun, meskipun pertolongan ahli sangat diperlukan, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan sendiri untuk penyembuhan yang lebih maksimal:
    Umumnya anak yang berbakat atopik di kepala akan mengalami “ketombean” yang lebih parah kalau cuaca sedang panas. Soalnya di saat seperti ini aktivitas kelenjar androgennya akan meningkat. Usahakan meminimalisir suasana tidak nyaman tersebut, misalnya dengan memakai payung bila keluar rumah, menghindari ruangan yang pengap, menghindari baju yang tebal, dan sebagainya. Sangat baik bila kita bisa menyediakan ruangan ber-AC untuk anak.
    Sebaiknya, jangan mengangkat sisik di kepala anak sebelum ada perintah dokter. Dikhawatirkan akan terjadi infeksi. Mungkin saja alat yang digunakan tidak steril. Bila infeksi terjadi, maka bisa lebih berbahaya. Dokter akan memberikan obat bila sisik di kepala anak terlihat banyak dan harus diangkat. Selain itu, terutama pada bayi, obat tersebut biasanya dicampur dengan minyak agar mudah mengenai kulit kepala.
    1. Penggunaan sampo bisa saja dilakukan karena sampo merupakan produk yang dibuat khusus untuk membersihkan kulit kepala dari kotoran. Namun hati-hati, gunakan sampo yang betul-betul diperuntukkan bagi anak, bukan untuk orang dewasa. Sampo untuk orang dewasa umumnya mengandung bahan sulfaktan, bahan pewangi, pengawet, dan sebagainya yang bisa mengiritasi kulit dan mata. Sedangkan sampo bayi sengaja tidak mendapat tambahan bahan-bahan yang bakal membahayakannya. Sampo tersebut harus lembut karena fungsi kelenjar kulit pada bayi dan anak belum bekerja secara sempurna.
    2. Penggunaan sampo untuk membersihkan kulit kepala memang sangat efektif. Namun tidak semua bayi dan anak betul-betul membutuhkannya. Bila tanpa sampo tak ada kelainan yang muncul, lebih baik gunakan air bersih saja ketika menyuci kepalanya. Frekuensi yang dianjurkan untuk pemakaian sampo adalah seminggu dua kali atau tiga kali. Namun, umumnya sampo bayi sangat lembut, sehingga tidak masalah bila dipakai setiap hari.
    3. Banyak anak yang aktif di luar rumah sehingga banyak mengeluarkan keringat dan membuat kepalanya bau. Bila ingin menggunakan sampo setiap hari, pilih sampo jenis mild.
    4. Untuk ketombe yang disebabkan jamur, kita bisa menanganinya dengan mengontrol populasi jamur. Kita bisa mencuci rambut anak setiap hari dan pijatlah kulit kepala dengan sampo secara perlahan karena akan menghilangkan jamur lewat serpihan kulit yang lepas.
    5. Pada kasus karena infeksi ringworm, pengobatan tidak selalu harus dilakukan oleh dokter. Kita bisa menggunakan obat antijamur yang bisa didapat di apotek. Carilah produk-produk yang mengandung 2% clotrimezol. Pada beberapa anak yang sensitif dengan produk krim, oleskan sedikit saja. Namun jika terjadi ruam, cobalah konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan alternatif pengobatan yang lain.
    6.Biasakan untuk selalu mencuci tangan sesudah menyentuh kulit kepala anak yang terkena infeksi. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan lebih lanjut.

    %d bloggers like this: