Common Problem in children


Masalah-masalah kulit yang biasa ditemui pada bayi

Kulit adalah salah satu tanda yang paling terlihat dari kesehatan bayi dan kesejahteraan dan seharusnya diberikan perhatian yang sama dengan aspek lain dari kesehatan bayi. Dengan usaha yang relatif sedikit, beberapa masalah kulit seperti terdaftar disini yang umum bagi bayi bisa dicegah.

Kerak Kepala
Kelenjar keringat yang bekerja berlebihan di kulit kepala dapat menyebabkan serpihan kulit keras, dikenal dengan nama kerak kepala.
– untuk mencegahnya, cucilah kulit kepala bayi dengan shampoo yang diformulasikan secara khusus agar menjadi cukup ringan dan lembut untuk digunakan pada bayi anda
– bilaslah dengan seksama untuk menghilangkan semua sisa shampoo.
– gosokkan baby oil dengan lembut pada kulit kepala bayi anda dan biarkan beberapa saat untuk menghilangkan serpihan kulit keras, agar mudah dihilangkan.

Kulit Kering
Kulit bayi anda dengan mudah menjadi kering dan semakin kering kulitnya, semakin kurang efektiflah ia melindungi efek-efek yang berbahaya.
– atur suhu dan kelembaban didalam rumah anda.
– lindungi bayi anda dari hembusan angin.
– jaga kulit bayi anda tetap lembab untuk mencegah kekeringan dan menjaga kelembaban kulit yang tepat dengan menggunakan krim bayi, lotion atau oil.

Lecet
Ada gesekan diantara pakaian bayi dan kulit dimana daerah-daerah dari kulit saling bergesekan seperti pada ketiak atau lipatan-lipatan pantat bayi yang bisa menimbulkan lecet.
– keringkan bayi anda dengan seksama setelah mandi dan berikan perhatian khusus pada lipatan-lipatan.
– hindari bahan kain yang kasar, kesat dan ketat.
– gunakan bedak atau krim pada kulit untuk mengurangi gesekan dan menjaga bayi anda tetap nyaman.

Ruam Panas (Biang Keringat)
Pada suhu cuaca yang panas, pori-pori pada kulit bayi anda bisa tertutup dan menyebabkan jerawat kecil merah muda.
– Jangan biarkan bayi anda terlalu kepanasan dengan memakaikan pakaian berlebihan atau memanaskan suhu ruangan bayi secara berlebihan.
– Pastikan pakaian bayi cukup longgar.
– bersihkan bayi anda secara teratur untuk membuang keringat berlebih.
jika terlanjur terdapat biang keringat ada obat tradisional yang majur yaitu bubuhkan tepung tapioka ke badan bayi… dengan cara pemakaian seperti bedak

Ruam Susu
.Eksim susu (dermatitis atopik) biasanya diturunkan. Orang awam mengira eksim ini disebabkan pipi bayi terkena cipratan ASI saat menyusu, padahal bukan. Penyebabnya adalah faktor keturunan didukung faktor pencetus seperti makanan (susu, telur, dan daging), hirupan debu rumah dan terkena benda berbulu dan keringatnya sendiri.
Biasanya terdapat ruam di daerah pipi dengan gejala warna kulit tampak kemerahan dan gatal. Cegah si kecil menggaruk ruam tersebut karena bisa menyebabkan iritasi yang menimbulkan gelembung kecil berisi cairan jernih. “Cairan ini bila pecah akan menjadi basah, berair, dan berdarah. Setelah mengering akan menjadi kehitaman, kemudian kulit menjadi bersisik dan kering,”

Eksim karena faktor pencetus dari lingkungan bersifat alergen yang dapat menimbulkan reaksi alergi di tubuh, sehingga kulit menjadi gatal dan timbul eksim.

Faktor lain yang memudahkan terjadinya eksim adalah sifat kulit, yakni kulit kering. Pemakaian sabun yang kadar alkalinya tinggi, terlalu sering berada di ruangan ber-AC dengan suhu dibawah 18 Celsius, memakai pakaian dari wol, bisa memicu kambuhnya eksim. “Meski penyebabnya genetik (keturunan), sepanjang tak ada faktor pencetusnya, eksim ini tidak akan timbul. Jadi, kalau gejalanya masih sedikit gatal atau merah, lebih baik langsung diingat-ingat apa yang sudah dimakan dan dikenakan, lalu cepat hindari agar tidak berkepanjangan, ” .

Untuk mencegah kambuhnya eksim susu, sebaiknya jaga kebersihan lingkungan di sekitar si kecil. “Usahakan kamar bayi bersih dari debu dengan mencuci gorden seminggu sekali, hindari meletakkan banyak barang di dalam kamar, hindari pakaian, mainan dan karpet tebal dan berbuluyang mudah menampung debu. Sebaiknya gunakan kasur, bantal, jok kursi dari busa, “

Untuk mengobati, diberikan krim antiradang, anti alergi dan antigatal. Gunakan sesuai aturan dan petunjuk dokter. Jika tak kunjung sembuh, segera konsultasikan ke dokter, jangan lakukan tindakan sendiri dengan penggunaan krim tidak sesuai aturan atau menggunakan obat minum, misalnya. “Bisa muncul efek samping seperti kerusakan kulit. Yang utama memerhatikan kebersihan kulit bayi dan anak. Ini gampang dilakukan namun sering dilupakan orang tua

HINDARI SABUN KERAS
Rawatlah kulit bayi dan balita secara benar. Apa saja yang harus dilakukan?1. Bersihkan kulit dari kotoran yang menempel pada kulit seperti sisa makanan, air seni dan tinja dengan air. Mandi dua kali sehari juga akan membantu membersihkan kulit. “Jika kegiatan dan gerak anak sangat tinggi, mandi dapat dilakukan sampai 3 kali sehari.” 

2. Perhatikan sabun pembersih kulit. “Hindari sabun yang terlalu keras. Pilih sabun khusus untuk bayi dan balita yang memiliki pH 4,5 ­ 5 dan agak berminyak untuk menghindari iritasi.” Gunakan pula pelembap berupa lotion dan krim khusus bayi dan balita. Fungsinya mempertahankan atau menambah kandungan air dalam kulit terutama bagian terluar kulit ari (epidermis). Berikan setelah mandi.

3. Cegah bayi terpapar sinar ultraviolet dari matahari atau gunakan pelindung sinar matahari. “Pukul 08.00 ke atas, intensitas ultraviolet sangat tinggi. Jadi, menjemur bayi sebaiknya sebelum jam itu dan sebaiknya tetap gunakan krim atau lotion pelindung sinar matahari khusus bayi dan balita,” ungkap Titi.

Yang tak kalah penting, sebelum membeli produk perawatan kulit untuk bayi dan balita, teliti informasi produk. “Teliti isi, tujuan,cara pemakaian, tanggal produksi, kedaluwarsa serta izin dari Badan POM agar terhindar dari faktor pemicu atau pencetus timbulnya penyakit, ” pesan Titi.

BIANG KERINGAT PUN BIKIN MASALAH
Biang keringat muncul akibat saluran keringat tersumbat sel yang sudah berganti. Akibatnya, rasa gatal terpicu. Berikut agar si kecil terhindar dari biang keringat:

* Bayi atau anak dianjurkan mandi secara teratur, sedikitnya dua kali sehari menggunakan air dingin dan sabun. “Mandi yang teratur merupakan salah satu cara agar keringat dapat keluar dengan baik dan lancar,” ujar Titi.

* Jika bayi dan balita Anda banyak dan sering mengeluarkan keringat, basuh dengan handuk atau kain lembut. Setelah itu, taburi dengan bedak, tapi jangan pada saat kulit dalam kondisi lembap.

* Gunakan pakaian yang menyerap keringat, misalnya yang terbuat dari katun. “Kalau pakaiannya sudah basah oleh keringat, cepat ganti dengan yang kering. Sebaiknya bawa beberapa potong baju jika sedang bepegian untuk mempermudah mengganti pakaian

Ruam / eksim Popok
Popok membuat daerah yang lembab dan hangat yang secara terus-menerus bersentuhan langsung dengan kulit bayi. daerah yang lembab dan hangat ini memicu tumbuhnya bakteri. Ditambah pula lecet akibat gesekan yang menurunkan efektifitas pelindung kulit menyebabkan ruam popok. Ada beberapa cara unutk mengurangi atau mencegah masalah-masalah kulit pada area halus ini.

untuk menjaga kulit pantat bayi sehat dan nyaman:
– gantilah popok sesering mungkin
– bersihkan pantat bayi anda dengan lembut dengan kain penyeka bayi dan keringkan diantara lipatan-lipatan secara seksama setiap kali anda mengganti popok.
– ketika membersihkan pantat bayi, pastikan mengusap dari depan kebelakang. ini akan menjauhkan kotoran dari daerah kemaluan dan mencegah infeksi.
– usapkan krim pelindung untuk melindungi kulit.
– gunakan pelapis popok atau popok sekali pakai yang dapat menyerap kelembaban dari kulit bayi sehingga menjadikan bayi lebih kering.
– ketika anda mencuci popok, bersihkan mereka secara seksama sehingga semua deterjen hilang.

Perubahan Hormon
Ruam yang berciri jerawat putih pada hidung, pipi dan dahi, dapat timbul dari penyerapan hormon yang bayi anda terima ketika ia masih berada didalam rahim anda. hal ini cukup normal dan akan hilang sendiri.

Common Problem in children - Bunda Labibahs
Bayi yang terus menangis dapat membuat orangtuanya tertekan. Adalah hal yang lumrah bila mereka merasa tidak menentu, frustrasi, tak berdaya, bersalah, depresi, lelah, jengkel, dan marah.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Kolik adalah menangis dan rewel berkepanjangan selama lebih dari 3 jam sehari. Bayi yang meminum ASI ataupun susu formula dapat mengalami kolik.
Sekitar 30% bayi sehat pernah mengalami kolik. Kondisi ini biasanya terjadi antara minggu kedua dan keempat setelah lahir.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Bayi anda sehat tetapi mungkin mengalami kolik apabila dia :

Common Problem in children - Bunda Labibahs Jumlah waktu menangisnya lebih dari 3 jam sehari selama lebih dari 3 hari dalam 1 minggu.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Terkadang menjerit-jerit dan tak dapat dihibur. Kondisi terparah biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Melurus-luruskan atau menarik-narik kakinya, dan buang angin (kentut). Perutnya seperti membesar karena kembung.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Tak seorang pun yang tahu persis apa penyebabnya. Sepertinya bayi yang sedang kolik mengalami kontraksi usus yang sangat menyakitkan.
Ada yang beranggapan bahwa kolik berkaitan dengan makanan. Sebagaimana halnya intoleransi laktosa, sensitifitas terhadap protein susu sapi diduga juga menyebabkan kolik. Bayi yang meminum ASI mengalami kolik yang disebabkan kepekaan terhadap salah satu makanan dalam ragam makanan ibunya.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa bayi menangis dan rewel karena menelan udara terlalu banyak pada waktu makan. Menurut pendapat lain, kolik terjadi karena bayi memiliki kepekaan aneh terhadap stimulasi.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Pada beberapa kasus, kolik merupakan gejala penyakit tertentu, misalnya hernia. Apabila bayi anda mengalami kolik, segera periksakan dia ke ahli kesehatan untuk memastikan bahwa penyebab masalah itu bukan penyakit.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Pada umumnya kolik mulai timbul dalam bulan pertama sesudah lahir, dan menghilang dengan sendirinya ketika bayi berumur 3 atau 4 bulan.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Karena kolik disebabkan oleh banyak hal, tak ada pengobatan tunggal yang efektif untuk semua bayi.
Bila intoleransi laktosa atau alergi makanan diduga sebagai penyebabnya maka penggantian makanan dapat membantu.
Ibu-ibu menyusui agar menghindari produk susu olahan serta makanan yang menimbulkan gas, misalnya kubis, bawang, dan bawang putih. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan tentang cara menangani kepekaan terhadap makanan.
Bila anda memberikan susu formula, mintalah petunjuk ahli kesehatan apakah mengganti dengan formula bebas susu atau formula bebas laktosa untuk mengatasi kolik.
Jika kolik yang dialami merupakan bagian dari fase pertumbuhan maka hal ini akan hilang bersama waktu.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Anda bisa mencoba beberapa petunjuk di bawah ini:

Common Problem in children - Bunda Labibahs Terus berdekatan dengan bayi. Gerakan dan kontak tubuh dapat menghiburnya.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Membuat gerakan dan bunyi ritmis dengan bantuan penyedot debu, pengering pakaian, atau alat-alat lain.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Memberikan empeng mungkin membuatnya lebih nyaman.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Menelungkupkan bayi melintang di pangkuan anda sambil menggosok-gosok punggungnya.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Membungkus bayi dengan selimut agar dia merasa nyaman dan aman.

Meminta orang lain mengantikan menjaga bayi sejenak supaya anda dapat beristirahat sebentar. Istirahat kira-kira 1 jam sudah cukup untuk memulihkan kesegaran anda.

Common Problem in children - Bunda Labibahs

Apakah konstipasi itu?

Common Problem in children - Bunda Labibahs Kotoran kering dan keras (pelet-pelet kecil).
Common Problem in children - Bunda Labibahs Kotoran sukar keluar.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Buang kotoran tidak teratur.

Apabila bayi anda hanya mengalami salah satu dari tiga hal ini maka itu bukanlah konstipasi.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Kekurangan asupan cairan juga menyebabkan konstipasi. Apabila bayi mendapat cairan yang memadai melalui ASI atau susu formula maka konstipasi jarang terjadi.
Penyebab lain dari konstipasi pada bayi dan anak-anak adalah kurangnya serat dalam makanan. Serat makanan yang terdapat dalam buah-buahan, sayuran dan padi-padian tidak dicerna sehingga kotoran menjadi lebih besar, lebih lembek, dan lebih mudah keluar.
Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan apabila anak anda mengalami konstipasi, atau bila anda ingin mengetahui tentang hal ini lebih lanjut.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Common Problem in children - Bunda Labibahs
Tabel berikut ini mungkin bermanfaat untuk anda dalam mengidentifikasikan konstipasi pada bayi:

Kondisi Konstipasikah ini?
Bayi menggeram, meregang, menarik kaki sampai ke dada, atau wajahnya memerah pada waktu buang air besar. Bukan. Hal seperti ini normal.
Bayi mengeluarkan kotoran, banyak dan keras (tetapi tidak ada tanda dan gejala lain). Bukan. Ini hanyalah variasi pola kotoran normal. Kondisi ini bersifat sementara.
Bayi meminum ASI tetapi buang air besar hanya sekali seminggu. Bukan. Hal ini normal, karena memang ada sebagian bayi yang minum ASI mengalaminya.
Bayi meminum susu formula buang air besarnya hanya 2 sampai 3 kali seminggu. Bukan. Hal ini normal terjadi pada sebagian bayi yang diberikan susu formula.
Ketika mulai makan makanan padat, kotoran bayi berubah pola, warna dan kepadatannya. Bukan. Hal ini biasa terjadi ketika bayi mulai diberikan makanan padat.
Bayi mengakami kesulitan mengeluarkan kotoran keras, dan buang air besar hanya 1 kali setiap 3 atau 4 hari. Ya, dia mengalami konstipasi.

ASI atau susu formula adalah sumber makanan utama bayi yang berusia dibawah 6 bulan. Mereka jarang sekali mengalami konstipasi karena kedua makanan ini mengandung banyak air bila diberikan dengan benar.
Bila bayi mengalami konstipasi, hal ini biasanya disebabkan mereka kurang makan. Oleh karena itu, harus diperhatikan betul-betul bahwa mereka diberikan ASI ataupun susu formula dalam jumlah yang cukup. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan apabila anda kurang yakin bahwa volume yang diberikan sudah mencukupi

Common Problem in children - Bunda Labibahs

Common Problem in children - Bunda Labibahs Untuk bayi berusia lebih tua, perbanyak serat dalam makanannya. Makanan kaya serat antara lain buah prune, aprikot, plum, kismis, kacang polong, buncis, brokoli, sereal beras, dan roti.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Usahakan bayi minum air lebih banyak lagi.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Jangan sekali-kali memberikan pencahar, supositoria, atau obat cuci perut kepada bayi tanpa petunjuk ahli kesehatan. Penggunaan obat-obatan semacam ini, termasuk yang dijual bebas, lama kelamaan menjadi kebiasaan.

Common Problem in children - Bunda Labibahs

Common Problem in children - Bunda Labibahs Jika minum susu formula Jangan memadatkan atau menekan bubuk dalam sendok takar karena hal itu menyebabkan formula menjadi lebih pekat. Asupan cairan akan berkurang serta menimbulkan konstipasi.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Usahakan agar bayi mau meminum air/asi lebih banyak lagi. Penambahan cairan sangat bermanfaat terutama dalam cuaca panas untuk mengimbangi air yang keluar melalui keringat.

untuk yang sudah MPASI Berikan makanan kaya serat. Dengan menambah buah-buahan, sayuran, kacang polong, sereal beras, dan roti maka jumlah serat makanan meningkat secara alami. Makanan kaya serat membuat kotoran lebih lembek dan keluar lebih lancar.

Common Problem in children - Bunda Labibahs

Alergi susu sapi adalah sebuah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh memberikan reaksi yang berlebihan terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi.
Diperkirakan 0,3% – 7,5% bayi mengalami alergi susu sapi. Hal ini biasanya terjadi pada saat bayi berumur satu bulan

Common Problem in children - Bunda Labibahs Gejala umum dari alergi susu sapi adalah kolik, gelisah berkepanjangan yang mengganggu tidur, muntah, dan diare.
Sistem pernapasan bayi juga dapat terganggu, misalnya: batuk, pilek, bersin, dan sesak napas.
Alergi susu sapi juga dapat menyebabkan eksim, bengkak, bintik merah, gatal, dan ruam pada mulut dan dahi.
Gejala paling parah biasanya terjadi 30 menit keatas setelah bayi mengkonsumsi susu.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Alergi susu sapi dapat menjadi penyakit yang parah apabila:

Common Problem in children - Bunda Labibahs Sesak napas parah sampai berwarna biru
Common Problem in children - Bunda Labibahs Kulit bayi berbintik merah gatal
Common Problem in children - Bunda Labibahs Bengkak pada kepala dan leher
Common Problem in children - Bunda Labibahs Diare berdarah
Common Problem in children - Bunda Labibahs Pucat dan lemah

Segeralah berkonsultasi dengan ahli kesehatan dan dokter anda bila gejala-gejala diatas terjadi pada bayi anda. Meskipun hal-hal diatas tidak anda temui, tetaplah segera temui ahli kesehatan atau dokter anda bila anda mencurigai bayi anda menderita alergi susu sapi.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Sulit untuk menentukan apakah gejala yang dialami oleh bayi merupakan gejala alergi susu sapi atau gejala infeksi laktosa. Kadang bayi menderita keduanya, karena alergi yang disebabkan kerusakan usus dapat mengurangi kemampuan bayi untuk mencerna laktosa.
Ahli kesehatan anda dapat memberikan beberapa tes untuk menentukan apakah bayi anda menderita alergi susu sapi atau tidak.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Bila salah satu orang tua atau saudara bayi menderita alergi susu sapi, bayi anda mungkin juga akan menderita alergi susu sapi.
Mengkonsumsi susu formula yang berbahan dasar sapi sejak lahir dapat mempertinggi kemungkinan alergi bila ada sejarah alergi pada keluarga. Pemberian ASI eksklusif dapat memperlambat bahkan mencegah terjadinya alergi susu sapi pada bayi.

Common Problem in children - Bunda Labibahs Bayi yang sangat sensitif dapat mengalami alergi susu sapi melalui makanan yang dikonsumsi oleh ibu, tetapi hal ini sangat jarang sekali terjadi.
Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan anda untuk menentukan kemungkinan alergi pada bayi anda.

Common Problem in children - Bunda Labibahs
Infeksi laktosa dapat terjadi bila bayi tidak mendapatkan asupan lactase yang memadai. Lactase adalah enzim yang dibutuhkan bayi untuk mencerna laktosa, salah satu jenis karbohidrat atau gula yang terdapat dalam susu sapi atau susu formula yang berbahan dasar susu sapi.
Infeksi laktosa biasanya terjadi pada saat bayi mengalami diare karena diare dapat menghancurkan beberapa enzim yang dibutuhkan oleh bayi. Infeksi laktosa disebut juga defisiensi lactase sekunder, hal ini biasanya berlangsung sementara.
Beberapa persen bayi mengidap defisiensi lactase, hal ini berarti mereka lahir dalam kondisi yang tidak dapat memproduksi lactase secara alami. Cacat defisiensi lactase ini sifatnya permanen.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Gejala umum dari infeksi lactosa adalah diare yang sangat encer, sakit pada bagian perut, dan sering buang gas. Gejala ini berlangsung selama 30-60 menit setelah bayi mengkonsumsi susu sapi atau susu formula yang berbahan dasar susu sapi.
Bila anda menduga bayi anda mengalami infeksi lactosa, berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter atau ahli kesehatan karena gejala infeksi lactosa seperti diare, sakit perut, dan muntah juga dapat merupakan gejala penyakit lain. Dengan berkonsultasi dengan ahlinya, anda dapat mengetahui penyakit yang diderita bayi anda dengan jelas.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Penyakit ini tidak terlalu serius dan membahayakan, tetapi bila hal ini tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka akan diperlukan waktu yang lama untuk menyembuhkan bayi dari diare. Bila bayi anda menderita diare selama lebih dari 2 minggu, bayi anda dapat mengalami kekurangan nutrisi. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan saat bayi anda mengalami diare. Lihat juga penjelasan lebih detail dalam submenu Diare.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Infeksi lactose dapat diatasi dengan mengurangi atau menghilangkan lactose dari makanan yang dikonsumsi oleh bayi. Lactose terdapat dalam produk-produk berbahan dasar susu dan susu formula yang berbahan dasar susu sapi.
Studi klinis telah membuktikan bahwa formula yang bebas laktosa membantu bayi mengatasi diare dan juga meningkatkan nutrisi susu formula yang dikonsumsi oleh bayi.
Selama beberapa tahun formula kedelai telah dipergunakan sebagai salah satu alternatif nutrisi apabila diet bebas laktosa dibutuhkan.
Susu formula yang bebas laktosa telah berkembang dengan baik. Formula ini kaya akan protein, kalsium, dan energi, tetapi sedikit atau bahkan tidak mengandung laktosa sama sekali. Susu formula ini dapat diterima bayi dengan baik karena rasanya sama dengan susu formula standard lainnya.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Mengandung protein yang setara dengan ASI (60% lactalbumin) sehingga dapat dicerna dengan mudah Diperkaya dengan nukleotida untuk mencegah terjadinya diare Mempunyai rasa yang sama dengan susu formula standar sehingga mudah diterima oleh bayi Mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang, termasuk beta karoten. Susu formula bebas lactosa Wyeth telah memenuhi semua persyaratan tersbut diatas.
Common Problem in children - Bunda Labibahs Laktosa biasanya cukup dihindari selama 2-4 minggu saja untuk menghindari defisiensi sekunder lactase. Setelah itu, makanan yang mengandung laktosa dapat mulai diberikan kembali secara perlahan-lahan. Selama 2-4 bulan, biasanya laktosa masih belum dapat diberikan secara normal.
Bayi yang menderita cacat defisiensi lactase masih perlu melanjutkan diet bebas laktosa. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan anda untuk mengetahui jangka waktu pemberian susu bebas laktosa untuk bayi anda

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: